Kemendikbud dan YHI Gelar Lomba Penulisan Sejarah

by September 14, 2017

Dalam rangka menumbuhkan minat siswa, khusunya tingkat SMA/SMK/MA atau yang sederajat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bersama dengan Yayasan Historika Indonesia, menggelar acara “Lomba Penulisan Sejarah”. Acara yang sudah digelar sejak awal bulan September hingga oktober nanti, terdiri dari beberapa rangakaian kegiatan, mulai dari seleksi, workshop, pemberian penghargaan hingga rencana pembukuan dari artikel lomba.

Menurut Abdul Basyith, Direktur Eksekutif Yayasan Historika Indonesia (YHI), acara ini merupakan upaya dari YHI untuk menumbuhkan kecintaan dan gairah generasi kekinian terhadap sejarah. “Lomba ini merupakan usaha untuk mengaktifkan peran masyarakat, terutama anak-anak muda, untuk bisa menggali nilai-nilai positif dari peristiwa sejarah,” ujar Basyith.

Menurut Basyith, acara ini terbuka bagi pelajar tingkat SMA/SMK/MA atau yang sederajat dalam ruang lingkup wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. “Kedepan tidak menutup kemungkinan kami akan membuat yang lebih luas, cakupan dari Sabang sampai Merauke,” ujar alumni Univeritas Nasional Jakarta ini.

Yang menarik dari kegiatan ini adalah cakupan obyek penulisan sejarah yang hanya dibatasi ruang lingkup “Keluarga” . Untuk itu panitia penyelenggara menetapkan tema “Saya dan Sejarah keluarga”.

Menurut Koordinator Acara Lomba, Sutono R Lysthano, Tema “Saya dan Sejarah Keluarga” dipilih untuk memberikan perspektif “lain” kepada anak-anak muda saat ini tentang sejarah. “Tema ini Berangkat dari keyakinan kami bahwa sejarah yang paling dekat dan harus diketahui pertama kali oleh seseorang adalah sejarah keluarga,” ujar Sutono.

“Kami yakin tema ini sangat menarik karena sisi lain dari sejarah yang selama ini tidak diketahui, atau jarang orang tahu, akan terkuak,” ungkap mantan aktivis UI 1998 ini.

Ditambahkan, sekalipun segmen penulisan “keluarga”, obyek dari sub tema penulisan bisa dikembangkan lagi. Tidak hanya keluarga inti, tetapi pengertian keluarga yang lebih luas, misalkan saudara, tetangga atau kerabat terdekat.

Seperti dilansir dalam publikasi lomba, acara ini dibagi beberapa tahap, yakni seleksi peserta, workshop dan penentuan pemenang. Akan ada 65 peserta yang akan dipilih dari total pendaftar, mereka nantinya akan dibekali pengetahuan jurnalistik dalam workshop dengan pemateri oleh para jurnalis yang sudah berpengalaman. Rencananya, workshop akan digelar di Aula Museum Perumusan Naskah Proklamasi, 30 September mendatang.

Pemenang lomba ini akan mendapatkan hadiah berupa Piala dari Kemendikbud-YHI, Laptop, uang tunai dan sertifikat. Bagi yang ingin mengetahui lebih detil acara lomba ini, bisa membuka website : www.historikaindonesia.org. {ars2/ot/image:YHI}

 

No Comments so far

Jump into a conversation

No Comments Yet!

You can be the one to start a conversation.

Your data will be safe!Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person.