KRONIK

Hibah dari Kedubes Belanda, Koleksi Museum Kartini Bertambah

Jumlah koleksi foto Raden Ajeng Kartini di Museum Kartini Jepara, Jawa Tengah, bertambah menyusul mulai dipajangnya foto hibah dari Kedutaan Belanda. Pantauan di Museum Kartini Jepara, foto R.A. Kartini yang merupakan koleksi baru museum tampak terpajang di beberapa titik, seperti di dinding dan ada pula yang ditempatkan di etalase dengan penerangan yang cukup memadai. Kepala Museum Kartini Jepara Subiyanto mengatakan jumlah koleksi foto Kartini terbaru yang ditampilkan di Museum Kartini mencapai 84 koleksi. Selain foto koleksi Kartini, kata dia, sebagian juga ada foto tentang Kota Jepara tempo dulu, termasuk Jalan Pemuda tempo dulu yang masih dipenuhi pepohonan seperti halnya suasana di pedesaan serta foto koleksi Masjid Agung maupun Pendopo Kabupaten

Read More

Tahun 1938, Sulawesi Tengah Pernah Dilanda Gempa

GEMPA dengan magnitudo 7,4 mengguncang Donggala, Sulawesi Tengah, pada Jumat, 28 September 2018, pukul 17:02 WIB. Tsunami setinggi 1,5–2 meter menerjang Palu dan Donggala. Ratusan gempa susulan terus terjadi. Gempa disebabkan oleh patahan Palu-Koro. Pada 30 September 2018, BNPB menyampaikan data korban meninggal sebanyak 832 jiwa. Korban kemungkinan akan terus bertambah. Dalam sejarah, tsunami pertama terjadi pada 1927. Gelombang setinggi 15 meter menerjang kota, menewaskan 15 orang dan 50 orang terluka. Setelah itu, gempa dan tsunami kembali terjadi pada 1938 dan 1968. National Oceanic and Atmospheric Administration (ngdc.noaa.gov) mendata bahwa pada 19 Mei 1938 terjadi gempa berkekuatan magnitudo 7,6 dengan pusat gempa di Teluk Tomini. Gempa terasa hampir di seluruh

Read More

Museum Sejarah Jakarta Harus Tampak Baru

Mengapa Museum Fatahillah yang kini memiliki nama resmi Museum Sejarah Jakarta, harus terkesan baru ? Saya pikir cocok gedung ini kini bernama “Museum sejarah Jakarta”, yang harus tampak bagus dan baru. Bangunan ini dahulu merupakan balai kota Batavia (bahasa Belanda: Stadhuis van Batavia) yang dibangun pada tahun 1707-1712 atas perintah Gubernur-Jendral Joan van Hoorn. Bangunan ini menyerupai Istana Dam di Amsterdam, terdiri atas bangunan utama dengan dua sayap di bagian timur dan barat serta bangunan sanding yang digunakan sebagai kantor, ruang pengadilan, dan ruang-ruang bawah tanah yang dipakai sebagai penjara. Pada tanggal 30 Maret 1974, bangunan ini kemudian diresmikan sebagai Museum Fatahillah. Pada awal mulanya, balai kota pertama di Batavia

Read More

Cuplikan Kisah 100 tahun Stasiun Manggarai

Wilayah Manggarai, sudah dikenal sejak abad ke-17. Dahulu merupakan tempat tinggal dan pasar budak asal Manggarai, Flores, kemudian berkembang menjadi Gementee Meester Cornelis. Meskipun jalur Batavia-Buitenzorg dibangun oleh Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) pada tahun 1873, di daerah ini baru dibangun stasiun Manggarai pada tahun 1914 dan selesai 1 Mei 1918. Sejak dibangun, tidak ada perubahan yang berarti pada bangunan stasiun ini. Pada saat diresmikan, bangunan ini sebenarnya belum selesai secara keseluruhan. Atap besi tidak dapat didatangkan karena meletusnya Perang Dunia I. Sejak 1913, Staatsspoor en Tramwegen (SS, dulu Staatsspoorwegen) menguasai seluruh jalur KA di Batavia dan Meester Cornelis. SS kemudian menata ulang jalur KA di kedua kotapraja tersebut, antara lain

Read More

Melongok Sejarah Hari Buruh Dunia dan Indonesia

Perjuangan buruh untuk memperoleh kesejahteraan dan kelayakan hidup memang telah memiliki sejarah yang amat panjang. Bahkan sejak abad 19, saat kapitalisme industri berkembang buruh telah memperjuangkan haknya. Hari Buruh Sedunia (May Day) yang diperingati setiap tanggal 1 Mei, berawal dari peringatan gerakan massal yang dilakukan oleh buruh-buruh di Amerika Serikat tahun 1886. Gerakan yang juga popular dengan nama “May Day” ini berawal dari rasa ketidak adilan yang dirasakan oleh Serikat Buruh Pekerja pabrik di Amerika Serikat pada waktu, yang dikenakan jam kerja hingga 16 jam per hari. Kemudian Serikat Pekerja ini melakukan demonstrasi besar-besaran untuk menuntut diberlakukannya 8 jam kerja setiap hari serta kenaikan upah yang layak. Demonstrasi besar-besaran dimulai

Read More

HISTORIKA Gelar Diskusi Santai Sejarah Kopi

HISTORIKA-JAKARTA. Tidak bisa dipungkiri, sejarah telah mencatat bahwa nama Indonesia sebagai negara penghasil kopi terbaik didunia. Menurut catatan sejarah, kopi Indonesia yang akhirnya dikenal dengan nama Java Coffee telah “merajai” pangsa pasar kopi dunia sejak tahun 1600-an. Industri kopi yang kian ramai saat ini juga tidak lepas dari peran cita rasa kopi asal Indonesia, bahkan gerai kopi terbesar saat ini tidak lepas dari jasa perkebunan kopi Indonesia. Demikian sekilas ulasan tentang sejarah kopi Indonesia era hindia Belanda hingga saat ini yang disampaikan oleh peneliti kopi dan periset sejarah kopi, Prawoto Indarto, dalam diskusi yang digelar HISTORIKA INDONESIA di DheRed Coffe & Resto di Warung Jati Jakarta, Sabtu (24/2) Menurut pemaparan

Read More

Jenderal AH Nasution Segera Menjadi Nama Jalan di Jakarta

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sedang melakukan sosialisasi perubahan salah satu ruas jalan di Ibu Kota. Jalan Buncit Raya (dari simpang Jalan Gatot Subroto sampai simpang Jalan T.B Simatupang), Jakarta Selatan diusulkan diubah menjadi Jalan Jendral Besar Dr A.H. Nasution. Wali Kota Jakarta Pusat, Tri Kurniadi, mengatakan usulan pergantian nama jalan oleh Ikatan Keluarga Nasution. Sosialisasi dilakukan selama kurang lebih 30 hari. “Ikatan Keluarga Nasution yang mengusulkan perubahan nama jalan. Sosialisasi dilakukan kurang lebih selama 30 hari,” kata Tri kepada wartawan, Selasa (30/1). Surat edaran yang dikeluarkan Kelurahan Mampang Prapatan juga menguatkan rencana pergantian nama jalan ini. Dalam copy-an surat yang diterima ArsipIndonesia.Com, disebutkan jalur jalan perbatasan Jl Jenderal Gatot

Read More

Kasau: Museum Dirgantara Menuju Terbesar di Asia Tenggara

Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan Museum Pusat Dirgantara Mandala (Muspusdirla) Yogyakarta ditargetkan menjadi museum terbesar dirgantara di Asia Tenggara. ?Saat ini jumlah koleksi pesawat di Museum Dirgantara Mandala sekitar 50 pesawat dan dengan penambahan lima koleksi ini akan makin bertambah, dan diharapkan museum ini menjadi yang terbesar di Asia Tenggara,” katanya, usai meresmikan empat helikopter dan satu pesawat legendaris TNI AU sebagai koleksi baru Muspusdirla, di Yogyakarta, Minggu. Lima armada TNI AU yang diresmikan sebagai koleksi baru Muspusdirla adalah pesawat Cessna 401, helikopter MIL MI-1, Bell 204 Iroquois, Bell 47G Soloy, dan S-58T Sikorsky (Twin Pack). Kasau menuturkan pihaknya mentargetkan Museum Dirgantara Mandala dapat mengkoleksi kekuatan

Read More

Lafran Pane, Pendiri HMI Digelari Pahlawan Nasional

Peringatan Hari Pahlawan 2017 ditandai dengan penganugerahan gelar pahlawan nasional dan puncaknya adalah pelaksanaan ziarah makam pahlawan pada 10 November. Tahun ini, empat tokoh mendapat penghargaan dianugerahi gelar pahlawan nasional oleh pemerintah melalui Keputusan Presiden RI Nomor 115/TK/TAHUN 2017 tanggal 6 November 2017 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional. Secara resmi Presiden Joko Widodo menganugerahi gelar pahlawan nasional kepada TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid dari Nusa Tenggara Barat (NTB), Laksamana Malahayati dari Provinsi Aceh, Sultan Mahmud Riayat Syah dari Kepulauan Riau, dan Lafran Pane dari Daerah Istimewa Yogyakarta. Lafran Pane merupakan satu-satunya dari empat tokoh yang digelari pahlawan nasional yang berjuang di awal masa kemerdekaan. Ia menjadi salah satu tokoh utama

Read More

Indonesia Miliki 173 Pahlawan Nasional

Sejarawan dari Universitas Indonesia JJ Rizal mengemukakan, Indonesia memiliki 173 pahlawan nasional dan jumlah itu adalah yang terbanyak dari negara-negara lain di dunia. Meskipun Indonesia sudah memiliki sangat banyak pahlawan, kata dia pada diskusi “Pahlawan Zaman Now” di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Senin, tapi tampaknya masih kurang karena adanya panjang daftar antrean usulan menjadi pahlawan nasional. Dia mengatakan Indonesia memiliki banyak pahlawan nasional tapi sulit mencari tokoh-tokoh yang memiliki perilaku pahlawan dan keteladanan. “Aspek yang paling mengkhawatirkan saat ini adalah Indonesia memiliki banyak pahlawan nasional, tapi sulit mencari pemimpin yang berperilaku pahlawan dan memberi keteladanan,” kata JJ Rizal. Sementara itu, Ketua Badan Pengkajian MPR RI, Bambang Sadono mengatakan, pahlawan saat

Read More