Archive

Menggugat Ala Bung Tomo

Banyak dari kita barangkali cuma mengenal Sutomo alias Bung Tomo sebagai ikon pertempuran Surabaya pada November 1945. Lewat-pidato-pidatonya yang berapi-api, dengan slogan “merdeka atau mati” berikut pekik “Allahu akbar” yang menggetarkan arek-arek Suroboyo dalam menghadapi tentara Sekutu. Sebuah rumah di Jalan Mawar 10, Surabaya, menjadi salah satu saksi bisu aktivitas Bung Tomo membakar semangat massa Surabaya lewat corong radio. Ya, rumah itu disulap menjadi stasiun radio sekaligus tempat persembunyian Bung Tomo. Orang menyebutnya radio Barisan Pemberontakan Rakyat Indonesia. Selain Bung Tomo, ada Muriel Stuart Walker atau populer dengan nama K’tut Tantri yang bersiaran di sana. Perempuan asal Amerika Serikat yang kemudian menjadi penulis pidato Presiden Sukarno itu berjasa menyiarkan perjuangan

Read More

Melacak Jejak Sejarah Indonesia di Bekasi

SEJATINYA peran Bekasi sangat signifikan dalam perjuangan revolusi kemerdekaan Indonesia (1945-1949). Berbagai penelitian dan tulisan sejarah banyak menyinggung nama kota ini, terutama pada awal tumbuhnya Republik Indonesia. Demikian pernyataan Dr. dr. Rushdy Hoesein dalam seminar sejarah bertajuk “Bekasi di Masa Revolusi 1945-1949” yang diadakan oleh Historika Indonesia bekerja sama dengan komunitas sejarah Front Bekasi dan Kamasa Bandung pada Minggu (29/1/2017) di Gedung Mudzhalifah, Asrama Haji Kota Bekasi. Menurut sejarawan yang banyak mengabadikan dokumentasi sejarah itu, pasca proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945, geliat revolusi seolah tak pernah berhenti di Bekasi. “ Setelah kehilangan Jakarta, para pejuang Indonesia mundur ke arah timur dan bertahan lama di Bekasi, dari sini perlawanan terhadap Inggris

Read More